Penyebab Munculnya Rasa Lapar Walau Baru Saja Makan

Ketika menginginkan energi dalam melakukan sejumlah kegiatan sehari – hari maka diperlukan memiliki pola makan yang teratur. Makan sudah bisa membantu seseorang untuk lebih berenergi serta lebih fokus dalam melakukan segala hal. Saat sedang lapar, tentu ini akan berpengaruh terhadap fokus dalam diri menjadi berkurang. Akan tetapi, benarkan rasa lapar akan muncul di sela – sela kesibukan karena pola makan tidak teratur? Alasan yang paling utama seseorang lapar yakni otak merasa adanya perubahan terhadap nutrisi ataupun hormon di dalam darah.

Adapun beberapa penyebab seseorang mudah lapar, diantaranya

• Jam Tidur Kurang

Menurut Rumsey, selaku pembicara dari American Academy of Nutrition and Dietetics mengungkapkan bahwa rasa lapar dapat muncul diakibatkan oleh kurangnya jam tidur. Menurutnya, saat seseorang mengalami kekurangan tidur juga dapat menaikkan hormon ghrelin, hormon tersebut nantinya menstimulasi rasa ingin memakan sesuatu. Tidak hanya itu , kurang tidur juga bisa membuat menurunya hormon leptin pada tubuh. Hormon tersebut merupakan hormon yang mendorong munculnya rasa kenyang. Organ otak dapat membaca hormon – hormon tersebut saat mereka mengalami kekurang tidur. Oleh sebab itu, dengan tidur cukup sudah bisa membuat seseorang menjadi lebih segar serta mencegah munculnya rasa lapar lebih awal.

• Stres

Saat stres, seseorang tentu akan berpikir lebih banyak daripada biasanya. Kondisi ini bisa membuat seseorang menjadi membutuhkan energi lebih banyak. Saat memerlukan energi yang lebih banyak, tubuh pasti akan mengirimkan sinyal ke bagian otak. Tidak hanya itu, stres yang menghampiri juga akan menurunkan hormon serotonin pada otak. Untuk hormon serotonin yang berkurang akan menyebabkan seseorang menjadi mudah lapar, meskipun sebenarnya mereka tidak dalam kondisi lapar. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ketika sedang stres ada yang memuaskannya dengan mengonsumsi sejumlah makanan.

• Dehidrasi

Kurangnya cairan dalam tubuh, atau lebih dikenal sebagai dehidrasi, bisa dikaitkan dengan  rasa lapar. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pembicara dari American Academy of Nutrition and Dietetics yang bernama Alisa Rumsey. Selain itu, saat sedang mengalami kekurangan cairan pada tubuh, organ otak menjadi kebingungan dalam membaca sejumlah sinyal yang diperoleh dari tubuh. Nantinya otak akan membacanya sebagai rasa lapar yang memerlukan asupan berupa makanan serta rasa haus membutuhkan cairan. Oleh karena itu, saat seseorang kekurangan minum, sering diikuti oleh munculnya rasa lapar.