Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Akhiri Dominasi Pemain Terbaik

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Akhiri Dominasi Pemain Terbaik

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Akhiri Dominasi Pemain Terbaik

UEFA selalu mengumumkan pemain terbaik setiap tahunnya dan nama seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selalu mengisi nominasi tersebut namun pada tahun ini kedua nama tersebut tentu saja tidak masuk dalam nominasi lagi. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dikalahkan oleh tiga pemain yang cukup dikenal oleh para penggemar sepakbola eropa. Tahun ini tentu saja menjadi tahun pertama untuk kedua pemain legendaris dunia tersebut tidak masuk dalam nominasi pemain terbaik. Ketiga pemain yang akan disebutkan pemenangnya oleh UEFA pada tanggal 1 Oktober adalah Kevin De Bruyne, Robert Lewandowski, dan Manuel Neuer.

Kedua pemain dari klub Bayern Munchen masuk dalam nominasi pemain terbaik karena tampil dengan sangat luar biasa di musim ini Bayern Munchen sendiri berhasil memenangkan Liga Champions dan juga Super Eropa di musim ini. Robert Lewandowski juga berhasil menjadi pemain top skor di Liga Champions pada tahun ini. Di sisi lain Lionel Messi dan Barcelona harus tersingkir dari Liga Champions setelah dipermalukan oleh Bayern Munchen di pertandingan perempat final dengan skor 2-8. Cristiano Ronaldo juga mempunyai nasib yang sama ketika gagal membawa Juventus untuk menembus babak 8 besar di Liga Champions.

Manuel Neuer yang menjaga gawang Bayern Munchen juga masuk dalam nominasi karena mencetak clean sheet di ajang Liga Champions pada tahun ini. Penampilan yang baik dari kedua pemain Bayern Munchen patut untuk di ancungkan jempol oleh banyak pelatih di Eropa. Pemain terbaik lainnya datang dari klub Manchester City yakni Kevin De Bruyne. Sosok Kevin De Bruyne cukup melekat pada klub Manchester City sebab dirinya mampu menyulap tim menjadi sosok yang tangguh dilapangan. Di musim lalu saja Kevin De Bruyne mampu memberikan assits sebanyak 20 dan 13 gol untuk klub Manchester City.

Meskipun demikian nama Robert Lewandowski menjadi salah satu nominasi yang cukup di favoritkan untuk menjadi pemenang dalam ajang pemain terbaik tahun ini. Sebanyak 80 pelatih dan 55 jurnalis rencananya akan menjadi penentu kemenangan diantara ketiga nama tersebut. Selain itu juga terdapat beberapa nominasi yang akan di umumkan pemenangnya pada tanggal 1 Oktober nanti. Salah satunya adalah nominasi pelatih terbaik di tahun ini dan juga pemain wanita terbaik di tahun ini. Ajang ini tentu saja cukup dinantikan oleh banyak pemain yang ada di eropa untuk menilai kemajuan karirnya pada setiap tahunnya.

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Laga terakhir Manchester United dan Leicester City menjadi penentuan untuk bisa lolos ke babak Liga Champions. Selisih poin yang ketat diantara keduanya membuat pertandingan terakhir tersebut menjadi penentuan untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions pada musim depan. Kedua tim bermain cukup hati-hati disepanjang pertandingan sebab keduanya mencoba untuk mendapatkan kemenangan dan menghindari kebobolan terlebih dahulu. Manchester United bermain cukup baik di sepanjang pertandingan dengan menguasi hampir semua jalannya pertandingan.

Keberuntungan kemudian hadir di kubu Setan Merah pada menit ke-68 dimana Jhonny Evans melakukan pelanggaran keras di dalam kotak pinalti. Bruno Fernandes yang ditunjuk sebagai esekutor tendangan pinalti tersebut berhasil menyelesaikan tugasnya sehingga Manchester United berhasil memimpin pertandingan. Berada di posisi ketinggalan maka pasukan dari Brendan Rodgers meningkatkan intensitas penyerangan ke gawang Manchester United namun usaha yang dilakukan gagal. Leicester City pada akhirnya kehabisan waktu untuk dapat menyamakan kedudukan.

Dimenit terakhir pertandingan Manchester United justru menambah keunggulan lewat Jesse Lingard. Jesse Lingard berhasil merebut bola dari kiper Kasper Schmeichel dan memaksa keunggulan Manchester United bertambah menjadi 2-0 sebelum pertandingan berakhir. Dengan perolehan positif ini maka Manchester United berhasil mempertahankan posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris Premier. Sementara itu Chelsea juga berhasil lolos ke Liga Champions setelah menumbangkan Wolverhampton Wanderers. Poin yang sama dengan Manchester United di akhir laga membuat mereka harus berada di peringkat keempat karena selisih gol diantara keduanya.

Leicester City sendiri harus puas berada di peringkat keempat dan hanya bisa bermain di ajang kompetisi piala eropa untuk musim depan nanti. Pencapaian posisi ketiga pada musim ini merupakan masa terbaik bagi pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer dimusim ini Manchester United berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 18 kali, 12 kali hasil imbang, dan 8 kekalahan. Para manajeman Setan Merah juga berjanji akan mendukung penuh kebijakan dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada musim depan nanti. Para fans Setan Merah juga percaya dengan kinerja dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer bahkan untuk jangka waktu yang lama di Manchester United.