Van de Beek Tetap Dapat Pujian Meski Kalah dari Aston Villa

Van de Beek Tetap Dapat Pujian Meski Kalah dari Aston Villa

Van de Beek Tetap Dapat Pujian Meski Kalah dari Aston Villa

Van de Beek telah memulai debut pertamanya bersama dengan Manchester United dalam laga percobaaan yang dilakukan bersama dengan klub Aston Villa. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer tetap merasa bangga kepada Van de Beek meskipun Manchester United menelan kekalahan dalam laga uji coba tersebut. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengaku tidak mementingkan hasil dari pertandingan tersebut namun hal terpenting dalam pertandingan tersebut adalah sebuah menit permainan bagi mereka di dalam satu tim.

Van de Beek tetap bermain dengan baik dan sangat jeli dalam memberikan umpan kepada rekannya di dalam tim. Di babak pertama sendiri Pelatih Ole Gunnar Solskjaer menilai bahwa semua pemain sudah bermain dengan sangat bagus dan membuat cukup banyak peluang namun belum mampu menghasilkan gol. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga menambahkan bahwa dirinya tidak terlalu memusingkan kekalahan di dalam pertandingan tersebut. Van de Beek memang diharapkan mampu untuk menjadi partner Bruno Fernandes di lini tengah Manchester United.

Perlu di akui bahwa Van de Beek tidak mempunyai waktu yang cukup banyak untuk beradaptasi di Manchester United karena waktu yang cukup singkat ketika bergabung ke dalam tim. Sebelum bergabung ke dalam tim Manchester United Van de Beek memang melakukan tugas penting bersama dengan timnas Belanda di ajang UEFA Nations League. Musim ini cukup berbeda dengan musim sebelumnya sebab kali ini Manchester United hanya mempunyai waktu tiga minggu untuk mempersiapkan diri sebelum memulai musim yang baru.

Satu pekan ini juga merupakan bonus yang diberikan oleh pihak penyelenggara pertandingan di Liga Inggris karena padatnya jadwal pertandingan yang kami miliki. Kesempatan untuk melakukan pertandingan uji coba dengan Burnley bahkan harus kami batalkan karena minimnya waktu persiapan pada musim ini. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer kini berharap agar semua pemain yang ada di dalam klub Manchester United mempunyai kebugaran yang tetap bagus saat pertandingan pertama di Liga Inggris di laksanakan.

Sementara itu Manchester United di jadwalkan akan bertanding dengan Crystal Palace di laga pertama Liga Inggris Premier pada tanggal 19 September 2020. Meski demikan belum ada bocoran soal pemain yang bakal di turunkan oleh Pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada pertandingan tersebut. Pertandingan pertama tersebut di nilai cukup penting bagi Manchester United sehingga kemenangan menjadi target utama dari Pelatih Ole Gunnar Solskjaer .

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Laga terakhir Manchester United dan Leicester City menjadi penentuan untuk bisa lolos ke babak Liga Champions. Selisih poin yang ketat diantara keduanya membuat pertandingan terakhir tersebut menjadi penentuan untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions pada musim depan. Kedua tim bermain cukup hati-hati disepanjang pertandingan sebab keduanya mencoba untuk mendapatkan kemenangan dan menghindari kebobolan terlebih dahulu. Manchester United bermain cukup baik di sepanjang pertandingan dengan menguasi hampir semua jalannya pertandingan.

Keberuntungan kemudian hadir di kubu Setan Merah pada menit ke-68 dimana Jhonny Evans melakukan pelanggaran keras di dalam kotak pinalti. Bruno Fernandes yang ditunjuk sebagai esekutor tendangan pinalti tersebut berhasil menyelesaikan tugasnya sehingga Manchester United berhasil memimpin pertandingan. Berada di posisi ketinggalan maka pasukan dari Brendan Rodgers meningkatkan intensitas penyerangan ke gawang Manchester United namun usaha yang dilakukan gagal. Leicester City pada akhirnya kehabisan waktu untuk dapat menyamakan kedudukan.

Dimenit terakhir pertandingan Manchester United justru menambah keunggulan lewat Jesse Lingard. Jesse Lingard berhasil merebut bola dari kiper Kasper Schmeichel dan memaksa keunggulan Manchester United bertambah menjadi 2-0 sebelum pertandingan berakhir. Dengan perolehan positif ini maka Manchester United berhasil mempertahankan posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris Premier. Sementara itu Chelsea juga berhasil lolos ke Liga Champions setelah menumbangkan Wolverhampton Wanderers. Poin yang sama dengan Manchester United di akhir laga membuat mereka harus berada di peringkat keempat karena selisih gol diantara keduanya.

Leicester City sendiri harus puas berada di peringkat keempat dan hanya bisa bermain di ajang kompetisi piala eropa untuk musim depan nanti. Pencapaian posisi ketiga pada musim ini merupakan masa terbaik bagi pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer dimusim ini Manchester United berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 18 kali, 12 kali hasil imbang, dan 8 kekalahan. Para manajeman Setan Merah juga berjanji akan mendukung penuh kebijakan dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada musim depan nanti. Para fans Setan Merah juga percaya dengan kinerja dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer bahkan untuk jangka waktu yang lama di Manchester United.

Frank Lampard Khawatir Sistem VAR Kerap Untungkan Manchester United

Frank Lampard Khawatir Sistem VAR Kerap Untungkan Manchester United

Frank Lampard Khawatir Sistem VAR Kerap Untungkan Manchester United

Semifinal Piala FA bakal mempertemukan klub besar Liga Inggris yakni Chelsea dan Manchetser United. Semifinal Piala FA lainnya sudah di gelar hari ini antara Arsenal dan Manchester City dan Arsenal berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Arsenal kini menantikan klub juara yang bakal lolos ke babak final antara Chelsea dan juga Manchester United. Sementara itu pelatih Frank Lampard menghawatirkan pertandingan yang akan berlangsung di Wembley tersebut bakal menguntungkan klub Manchester United dari sistem VAR.

Pelatih Chelsea tersebut kerap menemukan bahwa Manchester United sering kali mendapatkan keuntungan dari VAR yang sudah di terapkan di berbagai pertandingan yang ada di eropa termasuk di Liga Inggris dan Piala FA kali ini. Sejauh ini Chelsea mempunyai deretan pertemuan yang cukup buruk dengan Manchester United. Chelsea bahkan pernah dikalahkan oleh Manchester United dengan skor 4-0 pada bulan Agustus 2019 yang lalu. Saat itu sebuah pinalti dari Marcus Rashford mendapatkan keuntungan dari sistem VAR yang diterapkan dalam pertandingan tersebut.

Bahkan pertandingan terbaru ketika Manchester United melawan Aston Villa pihak setan merah tetap saja mendapatkan keuntungan dari sistem VAR yang mengesahkan gol dari gol Bruno Fernandes. Sementara itu pelanggaran yang dilakukan oleh Victor Lindelof kepada Wilfried Zaha tidak ditinjau sama sekali dengan menggunakan sistem VAR tersebut. Hal ini tentu saja menjadi keuntungan salah satu pihak terutama pihak Manchester United.

kontroversial tentu saja bermunculan ketika sistem VAR sudah di terapkan di dalam pertandingan namun pelatih Frank Lampard enggan membenarkan perkiraan buruk yang ada. Pelatih Frank Lampard tetap berpikiran positip bahwa VAR di berlakukan untuk memberikan keputusan yang adil dan tepat disetiap pertandingan. Meskipun demikian VAR tetap saja merupakan salah satu bentuk penggunaan sistem yang melibatkan manusia didalamnya.

Tentu saja terdapat keputusan yang mungkin saja tidak benar-benar adil dalam pertandingan sehingga hal tersebut kerap menjadi tuduhan dari banyak pihak yang menilai adanya kecurangan ataupun bentuk keuntungan yang didapatkan oleh klub tertentu dalam pertandingan akibat keputusan melalui VAR tersebut. Pelatih Frank Lampard sempat mengutarakan bahwa dirinya sempat kebingungan dengan keputusan dari sistem VAR. Terkadang terdapat keputusan yang jelas sekali salah namun hal tersebut dinyatakan di dalam pertandingan. Beberapa kejadian tersebut sudah terjadi dan hal itu menjadi sangat aneh di mata publik yang menyaksikannya.

Bruno Fernandes Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Inggris Secara Beruntun

Bruno Fernandes Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Inggris Secara Beruntun

Bruno Fernandes Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Inggris Secara Beruntun

Bintang lapangan baru di Manchester United telah muncul ketika pelatih setan merah tersebut mendatangkan Bruno Fernandes. Keberhasilannya mengawal Manchester United kembali ke dalam persaingan klub papan atas di Liga Inggris membuat Bruno Fernandes berhasil mendapatkan gelar pemain terbaik pada bulan Februari yang lalu. Gelar pemain terbaik di Liga Inggris kemudian di tiadakan pada bulan Maret akibat virus corona yang menyebabkan semua pertandingan sepakbola didunia di hentikan untuk sementara waktu.

Ketika pertandingan di Liga Inggris kembali di gulirkan pada bulan Juni yang lalu maka nama Bruno Fernandes kembali masuk dalam daftar pemilihan pemain terbaik di bulan Juni tersebut. Beberapa nama baru sempat dimasukkan dalam nominasi pemain terbaik karena penampilan mereka yang semakin baik ketika pertandingan kembali dilanjutkan usai pandemi virus corona.

Nama-nama seperti Conor Coady, Danny Ings, Raul Jimenez, Anthony Martial, dan Allan Saint-Maximin ikut meramaikan nominasi pemain terbaik tersebut namun dari vote yang diberikan oleh publik maka Bruno Fernandes kembali memenangkan gelar pemain terbaik tersebut di bulan Juni tersebut. Penghargaan pemain terbaik ini menjadi kali kedua yang diterima oleh Bruno Fernandes sejak pindah ke Liga Inggris.

Gelandang tengah asal Portugal tersebut langsung saja mendapatkan tempat yang baik di kalangan fans dan publik ketika bergabung dengan Manchester United. Hal tersebut juga dilatar belakangi oleh perolehan positif yang terjadi di Manchester United sejak dirinya bergabung. Mendapatkan gelar pemain terbaik secara beruntun tentunya tidak mudah bagi seorang pemain sepakbola terutama di Liga besar seperti Liga Inggris. perolehan yang dimiliki oleh Bruno Fernandes saat ini menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain elite di dunia saat ini.

Di pekan ini Bruno Fernandes kembali memberikan kontribusi saat Manchester United melawan Aston Villa. Sebuah gol dan sebuah assist berhasil disumbangkan olehnya kepada klub yang saat itu memenangkan pertandingan dengan skor 3-0. Kemenangan tersebut juga membuat Manchester United semakin dekat untuk mewujudkan ambisinya finis di peringkat keempat pada musim ini.