Wan Bissaka Siap Lawan Sterling Di Semifinal

Wan Bissaka Siap Lawan Sterling Di Semifinal

Wan Bissaka Siap Lawan Sterling Di Semifinal

Duel duo Manchester kembali akan dilangsungkan pada pekan ini dalam laga semifinal Piala Liga di Old Trafford. Manchester United mempunyai catatan yang baik dalam pertemuannya dengan Manchester City pada bulan Maret di musim lalu. Saat itu Manchester united berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Aaron Wan Bissaka bahkan mengaku bahwa saat itu merupakan salah satu penampilan terbaiknya. Raheem Sterling bahkan tidak mampu berbuat banyak dalam pertandingan tersebut.

Aaron Wan Bissaka terus melakukan penjagaan yang ketat dan tekel yang matang sehingga tidak banyak pemain Manchester City yang mampu memberikan ancaman ke gawang Manchester United. Kini Aaron Wan Bissaka mencoba untuk melakukan penyerangan ketika mempunyai kesempatan di lapangan. Dirinya mengaku tidak hanya sekedar ingin menjadi bek saja. Kini Aaron Wan Bissaka mencoba untuk mempertajam skill menyerangnya agar para pemain di lini depan dapat terbantu dengan kehadirannya dilapangan.

Hal ini tentu saja menjadikan dirinya seorang pemain yang jauh lebih baik dengan potensi yang berganda. Sementara itu pelatih Ole Gunnar Solskjaer telah mempercayakan posisi bek kanan di Manchester United kepada Aaron Wan Bissaka. Pemain yang baru berusia 23 tahun tersebut juga mengaku bahwa dirinya sudah menjalani musim yang sangat baik bersama dengan Manchester United. Terus merasa bahagia berada di Manchester United membuat dirinya mampu berkembang dengan sangat cepat.

Dalam statistik tercatat Aaron Wan Bissaka telah melakukan penampilan sebanyak 21 kali bersama dengan tim setan merah dan berhasil menyumbangkan 1 gol. Semakin tajam dan semakin percaya diri pada musim ini dapat membantu Manchester United menjadi juara pada musim ini. Di pekan ini saja jika Manchester United mampu memenangkan pertandingan maka posisi pertama di klasemen Liga Inggris sudah mampu di amankan oleh setan merah.

Konsisten untuk menang di semua pertandingan dapat membuat mereka tampil menjadi juara dan mengembalikan masa kejayaan Manchester United. Manchester United tentu saja bukan menjadi salah satu klub yang diprediksikan mampu menjadi juara di musim ini namun kini kesempatan tersebut dapat di raih oleh Aaron Wan Bissaka dan rekan-rekannya. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga optimis untuk terus memperbaiki kinerja timnya di musim ini agar dapat tampil dengan konsisten.

Bruno Fernandes dan Jesse Lingard Bawa MU ke Liga Champions

Laga terakhir Manchester United dan Leicester City menjadi penentuan untuk bisa lolos ke babak Liga Champions. Selisih poin yang ketat diantara keduanya membuat pertandingan terakhir tersebut menjadi penentuan untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions pada musim depan. Kedua tim bermain cukup hati-hati disepanjang pertandingan sebab keduanya mencoba untuk mendapatkan kemenangan dan menghindari kebobolan terlebih dahulu. Manchester United bermain cukup baik di sepanjang pertandingan dengan menguasi hampir semua jalannya pertandingan.

Keberuntungan kemudian hadir di kubu Setan Merah pada menit ke-68 dimana Jhonny Evans melakukan pelanggaran keras di dalam kotak pinalti. Bruno Fernandes yang ditunjuk sebagai esekutor tendangan pinalti tersebut berhasil menyelesaikan tugasnya sehingga Manchester United berhasil memimpin pertandingan. Berada di posisi ketinggalan maka pasukan dari Brendan Rodgers meningkatkan intensitas penyerangan ke gawang Manchester United namun usaha yang dilakukan gagal. Leicester City pada akhirnya kehabisan waktu untuk dapat menyamakan kedudukan.

Dimenit terakhir pertandingan Manchester United justru menambah keunggulan lewat Jesse Lingard. Jesse Lingard berhasil merebut bola dari kiper Kasper Schmeichel dan memaksa keunggulan Manchester United bertambah menjadi 2-0 sebelum pertandingan berakhir. Dengan perolehan positif ini maka Manchester United berhasil mempertahankan posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris Premier. Sementara itu Chelsea juga berhasil lolos ke Liga Champions setelah menumbangkan Wolverhampton Wanderers. Poin yang sama dengan Manchester United di akhir laga membuat mereka harus berada di peringkat keempat karena selisih gol diantara keduanya.

Leicester City sendiri harus puas berada di peringkat keempat dan hanya bisa bermain di ajang kompetisi piala eropa untuk musim depan nanti. Pencapaian posisi ketiga pada musim ini merupakan masa terbaik bagi pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer dimusim ini Manchester United berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 18 kali, 12 kali hasil imbang, dan 8 kekalahan. Para manajeman Setan Merah juga berjanji akan mendukung penuh kebijakan dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada musim depan nanti. Para fans Setan Merah juga percaya dengan kinerja dari pelatih Ole Gunnar Solskjaer bahkan untuk jangka waktu yang lama di Manchester United.