Paris Saint-Germain (PSG) Berikan Tawaran Gaji Lebih Besar Dari Barcelone Kepada Lionel Messi

Dikabarkan penyerang berusia 34 tahun yaitu Lionel Messi telah menerima tawaran yang berasal dari Club PSG yang menjamin gaji lebih besar dibandingkan saat ia berada di Barcelona, mengingat kontrak antara Messi dengan Barcelona telah berakhir pada bulan juni 2021.

Sebenarnya Messi telah diyakini akan memperpanjang kontraknya di Barcelona, namun hal tersebut terpaksa tertunda karena mengingat kondisi keuangan yang dialami club barcelona sedang tidak stabil dan apalagi beredar isu bahwa sedang terlilit hutang. Jika hal tersebut terjadi maka sudah dapat dipastikan Messi akan menerima gaji lebih besar dibandingkan saat di Barcelona, dilansir oleh Forbes Messi menerima gaji yaitu 109 juta euro atau setara dengan 1.8 triliun rupiah pertahunnya.

Hal ini tidak membuat team yang dijuluki Les Parisiens ingin terburu buru dalam mendapatkan jawaban dari sang penyerang berkaki kidal tersebut, karena saat ini messi sedang membela negaranya Argentina di Copa America. Apalagi baru baru ini messi bersama Argentina berhasil mengalahkan Ekuador 3-0 pada 16 besar, dalam pertandingan tersebut messi menyumbang 1 buah gol dan 2 buah assist dalam pertandingan melawan ekuador tersebut. Jika ditotal pemain dengan julukan La Pulga sudah menorehkan 4 gol dan 4 assist sepanjang turnamen Copa America.

PSG telah berupaya keras demi mendatangkan sang megabintang tersebut agar mau angkat kaki dari Camp Nou, sementara Barcelona sendiri tengah dalam kondisi yang buruk karena kondisi keuangan dan harapan kecil dalam mempertahankan sang megabintang tersebut. Namun Blaugrana tetap berusaha keras dalam mempertahankan pemain andalannya tersebut dengan kontrak jangka panjang, hal ini tentu dapat mengharapkan Messi tetap bertahan, karena mengingat PSG menawarkan kontrak hanya 2 tahun saja.

Barcelona sendiri mengakui tidak sanggup dalam menandingi tawaran yang dilayangkan oleh PSG, karena saat ini kondisi finansial yang dialami barcelona sedang down sehingga tidak bisa memberikan penawaran seperti yang diberikan oleh PSG tersebut. Namun untuk keputusan selanjutnya Messi bermain dimana masih menjadi tanda tanya besar, keputusan messi akan bermain dimana akan dapat kita nikmati saat turnamen Copa America selesai.

Kiper Legendaris Gianluigi Buffon Memilih Gabung Parma di Serie B

Gianluigi Buffon memutuskan untuk bergabung dengan Parma di Serie B pada musim depan nanti. Hal ini di putuskannya setelah berada di dalam bangku cadangan dalam waktu yang cukup lama. Kiper legendaris yang sudah berusia 43 tahun tersebut enggan untuk bergabung dengan tim papan atas namun hanya di masukkan dalam daftar kiper cadangan.

Hal ini terjadi ketika dirinya berada di Juventus dan juga Paris Saint-germain. Dirinya hanya menjadi kiper pelapis kedua yang didalam klub tersebut dan jarang mendapatkan kesempatan untuk tampil di lapangan. Ketika memutuskan untuk hengkang dari klub banyak sekali tawaran dari klub besar yang menghampiri dirinya namun Gianluigi Buffon enggan untuk bergabung dengan klub papan atas tersebut.

Salah satu tawaran bahkan datang dari klub Barcelona namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh sang kiper legendaris tersebut. Sementara itu Parma yang masih berada di Serie B mencoba untuk memulangkan kembali Gianluigi Buffon dari Juventus. Tawaran dari Parma tersebut tentu saja diterima baik oleh Gianluigi Buffon yang memang pernah membesarkan namanya dulu.

Tampil di Serie B mungkin menjadi salah satu pilihan dari Gianluigi Buffon untuk bisa mendapatkan posisi utama kiper di dalam klub. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh faktor umur dari Gianluigi Buffon yang sudah tidak muda lagi. Diumur 43 tahun tentu saja banyak sekali pemain sepakbola sudah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola.

Meskipun demikian sosok Gianluigi Buffon mengaku masih belum siap untuk melepaskan kesenangannya tersebut. Rindu dan cinta dengan lapangan pertandingan kerap dirasakannya ketika hendak untuk memutuskan pensiun di usianya tersebut. Kini Gianluigi Buffon ingin fokus bermain bersama dengan klub Parma yang pernah dibelanya dulu saat masih berada di usia muda. Kiper Gianluigi Buffon ingin memastikan Parma lolos kembali ke Serie A.

Tugas ini tentu saja tidak mudah mengingat persaingan klub di Serie B cukup ketat dari musim ke musim. Pengalaman tentu saja menjadi salah satu unsur pendukung didalam klub Parma dengan hadirnya seorang kiper berpengalaman. Para fans tentu saja berharap bahwa Gianluigi Buffon segera membawa Parma ke serie A sehingga dapat memutuskan untuk segera pensiun pada saat itu.

Christian Eriksen Semakin Dekat Ke PSG

Mauricio Pochettino yang merupakan mantan pelatih Tottenham Hotspur semakin dekat dengan klub Paris Saint-Germain. Hal ini tentu saja membuat salah satu pemain andalan yang pernah berada di bawah kepelatihan dari Mauricio Pochettino selama berada di Tottenham Hotspur kian mendekatkan diri ke PSG. Christian Eriksen kurang mendapatkan tempat ketika bermain di Inter Milan sebab pelatih Antonio Conte masih jarang memainkannya dalam pertandingan.

Sementara itu hubungan antara Mauricio Pochettino dan Christian Eriksen memang cukup dekat ketika berada dalam satu klub yang sama. Bekerja sama selama enam tahun lamanya di Tottenham Hotspur membuat Mauricio Pochettino mempunyai kemungkinan yang besar untuk memainkan kembali sosok Christian Eriksen jika berhasil bergabung dengan klub PSG. Sementara itu Paris Saint-Germain telah memberikan sinyal untuk mendatangkan manajer Mauricio Pochettino dalam waktu dekat ini.

Keduanya mungkin sedang membicarakan kontrak kerjasama yang mungkin terjalin setelah Thomas Tuchel menghabiskan masa kepelatihannya selama dua musim bersama dengan PSG. Sebelumnya beberapa nama pelatih sempat muncul ke publik namun Mauricio Pochettino menjadi salah satu nama yang mempunyai opsi paling kuat untuk melatih PSG saat ini. Thomas Tuchel tidak bisa sepenuhnya dikategorikan sebagai salah satu pelatih yang gagal selama melatih PSG.

Musim debut Thomas Tuchel tidak terlalu impresif sebab Paris Saint-Germain.kehilangan gelar Piala Prancis dan Piala Liga Prancis meski tetap menjadi juara di Ligue 1. Pada musim kedua pelatih Thomas Tuchel berhasil mempersembahkan tiga gelar kompetisi domestik untuk klub serta membawa Paris Saint-Germain masuk final Liga Champions. Hal tersebut menjadi catatan terbaik sepanjang sejarah klub Paris Saint-Germain.

Selain itu Paris Saint-Germain juga mempertimbangkan sosok Massimiliano Allegri dan Thiago Motta sebagai alternatif jika Mauricio Pochettino gagal di rekrut ke dalam klub. Sementara itu Paris Saint-Germain berencana untuk menukarkan Leandro Paredes dengan Christian Eriksen untuk menyambut kedatangan Mauricio Pochettino. Keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik di dalam klub Paris Saint-Germain pada musim ini sebab saat ini posisi Paris Saint-Germain masih berada di peringkat ketiga.

Jarang Bermain Bikin Dele Alli Siap Tinggalkan Liga Inggris

Dele Alli merupakan salah satu gelandang milik Tottenham Hotspur yang pernah menguncang dunia eropa dengan penampilannya yang sangat baik pada beberapa tahun yang lalu. Di bawah asuahan pelatih Mauricio Pochettino karir dari Dele Alli tampak melambung ke permukaan sebab dirinya mengemas banyak sekali gol dalam beberapa musim. Musim 2018-2019 menjadi puncak dari karir yang dimiliki oleh gelandang asal timnas Inggris tersebut. Setelah Tottenham Hotspur gagal meraih gelar juara di final Liga Champions dan pemecatan pelatih Mauricio Pochettino membuat karir dari Dele Alli kian menurun drastis.

Sejak saat itu sosok pemain yang telah berusia 24 tahun tersebut sudah jarang di tampilkan sebagai starter dalam klub Tottenham Hotspur. Kini di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho maka sosok Dele Alli tampak di bekukan secara permanen dari lapangan pertandingan. Tidak pernah di mainkan dan hanya menjadi cadangan tentunya membuat Dele Alli kian tertekan dan merasa frustasi. Kabar terakhir bahkan menyebutkan jika dirinya telah berencana untuk meninggalkan Liga Inggris untuk memperbaiki karirnya dalam dunia sepakbola Eropa.

Beberapa klub lantas ingin mendapatkan jasanya namun hal tersebut tentu saja tidak berlangsung dengan mudah. Paris Saint Germain menjadi salah satu klub yang pernah melakukan pendekatan dengan Tottenham Hotspur untuk mendapatkan masa pinjaman bermain di perancis selama satu musim namun hal tersebut tidak mendapat persetujuan dari Tottenham Hotspur. Paris Saint Germain tentunya masih menaruh harapan yang cukup besar untuk bisa mendatangkan Dele Alli ke dalam klub. Hal tersebut semakin kuat karena pihak klub untuk memperkuat barisan depan yang saat ini masih di isi oleh Kylian Mbappe dan Neymar.

Klub lainnya yang mungkin akan membeli Dele Alli di bursa transfer mendatang adalah AC Milan. Di musim ini AC Milan mengawali musim dengan cukup baik dan berhasil menempati puncak klasemen untuk saat ini. Dele Alli tentunya di persiapkan oleh AC Milan untuk menggantikan Hakan Calhanoglu yang masih menyisakan kontrak hingga akhir musim ini. Kepergian Hakan Calhanoglu dari klub AC Milan tentunya akan berdampak cukup banyak terhadap penampilan dari AC Milan di musim berikutnya. Meskipun keduanya mempunyai gaya bermain dilapangan yang cukup berbeda namun AC Milan yakin bahwa Dele Alli dapat menyumbangkan gol yang cujup banyak di musim depan nanti.